jump to navigation

Kerja Praktek 2 (dua) February 20, 2008

Posted by dinivian in Computer.
1 comment so far

Untuk kelanjutan projek Kerja Praktek masih belum ada. Hal ini masih menunggu kofirmasi dari bagian Pusat Bahasa, apakah akan di-publish penuh atau akan ada perubahan. Mengingat Pusat Bahasa merupakan bagian dari unit Universitas Atma Jaya Yogyakarta, maka pembangunan situs yang boleh di-publish juga harus mendapat ijin dari pihak universitas, dalam hal ini KHK, hehe…saya lupa singkatannya.

Semoga secepatnya ada konfirmasi dari ibu Vita, direktur Pusat Bahasa Universitas Atma Jaya Yogyakarta seraya saya mengerjakan web-nya Pusat Studi Kewirausahaan UAJY. sepertinya tinggal 20% lagi sudah rampung final (situs puswira) – themes Light Ivory.

Bagaimanapun juga Worpress tetap merupakan CMS yang simple dan powerfull..;-), dan ini termasuk salah satu CMS favorit-ku..;-)… Rajin meng-eksplor untuk para wordpressMania..;-)…

Themes Light Ivory 1.0 – 1 February 18, 2008

Posted by dinivian in Computer.
1 comment so far

Themes Light Ivory 1.0 merupakan projek themes (untuk WordPress) ku setelah KP (Kerja Praktek). Themes ini di desain untuk menampilkan kesan lembut dan style ke-Atmajaya Yogyakarta …;-). Struktur themes ini tergolong sederhana namun fresh. Belajar dari pengalaman membangun themes Round-Fragrance-20052006 yang boleh dikatakan cukup komplek desain letaknya, themes ini lebih cenderung ku sederhanakan. Hal ini sudah diantisipasi pada tahap desain pengolahan grafis (mis: Photoshop, Firework, dll). Sehingga saat pembangunan di level HTML(pemrograman web) akan lebih mudah dalam membaginya.

Warna utama yang ditonjolkan adalah warna kuning gading (ciri khas web universitas Atma Jaya Yogyakarta saat ini). Tahap development hingga hari ini sudah mencapai penyempurnaan struktur themes-nya ke dalam wordpress.

Tahap-tahap perencanaan themes sebenarnya dimulai dari:

  1. Analisa kebutuhan (ini yang akan menentukan struktur web)
  2. Desain Style (kesan yang hendak disampaikan oleh suatu website)
  3. Desain Visual (kelanjutan dari desain style jika sudah acceptable)
  4. Konversi ke HTML code(tahap ini mencakup code development yang di uji pada berbagai platform browser seperti Microsoft Internet Explorer, Mozilla Firefox (W3C web browser), dll). Biasanya kendala utama terletak pada sinkronisasi tampilan agar tampil sempurna di semua browser yang umum digunakan. Hal ini perlu dilakukan (testing) karena setiap browser memiliki teknik pengkonversian tag yang berbeda, terutama I.E..(“,). Sedangkan untuk browser yang telah mengikuti standar W3C (Firefox, Safari, Opera, dll) memiliki konversian tag yang lebih mudah dimengerti ketimbang yang belum standar ().
  5. Konversi ke PHP code  dengan meng-eksplore dan memanfaatkan fungsi built-in WordPress.
  6. Themes selesai.

Dengan mengikuti tahap di atas, maka proses pembangunan themes akan lebih mudah dilakukan.