Terima kasih kota Jogja tercinta… January 31, 2009
Posted by dinivian in Harian Itu.2 comments
Selamat tinggal kota Gudeg tercinta,
Mungkin itulah untaian kata-kata yang terucap dari hatiku,
kata yang mungkin tidak keluar dari pita suaraku, manifestasi lukisan isi hati yang baru dapat dimengerti oleh siapa saja. Perjalananku…di kota ini telah membawa kenangan tersendiri bagiku. Perjalanan mencari jati diri, gejolak emosi, pertarungan dalam mencari arti realita hidup, hingga perjalan mencari arti cinta. Semua ku lalui di kota yang akan menjadi kota sejuta kenangan bagiku.
Awalnya, bukan hal yang mudah bagiku untuk memulai kehidupan baru di kota ini. Sebuah keadaan yang mungkin sunyi, sepi dan terasa berbeda dari asalku. Ditambah dengan “kegagalan”ku untuk memenuhi sebuah target, dan itu menjadi tekanan batin yang tak terlupakan, meski demikian pada akhirnya itu menjadi sebuah pelajaran dan kekuatan bagiku hingga saat ini. Dunia seolah menjadi “slow down”, dan walau langit menjatuhkan emas, seolah tidak terjadi apa-apa. Hari demi hari kujalani, gejolak mulai hilang saat tekanan kuliah menghantui diriku. Kusibukkan diri dengan berbagai aktivitas, salah satunya organisasi vihara, maupun IVS (Indonesia Vegetarian Society, yang sebelumnya bernama Keluarga Vegetarian Maitreya Indonesia). (more…)
Haruskah bisnis berbohong?… January 8, 2009
Posted by dinivian in Harian Itu.6 comments
“Bisnis VS kebohongan”, benar itulah judul artikelku kali ini. Ini merupakan kejadian yang ingin kutuliskan daripada kusimpan di dalam hati…tar rugi sendiri..hahaha…

Liar is prohibited
Ya, ini ada kejadian yang kualami saat pergi dan kembali dari Jakarta, akhir tahun lalu dan awal tahun ini. Tidak tahu nasib ato bukan, tapi kejadian yang mirip harus terjadi saat saya kembali dari Jakarta. Semua sungguh diluar prediksiku. Hanya bisa kesal, marah, dan kata orang, “bersabar nak“… Kuputuskan untuk tetap kutulis, karena saya rasa tidak ada yang salah untuk itu, kita tidak perlu takut untuk kehilangan pendapatan alias penghasilan ato yang lebih dekat, kehilangan customer jika kita berbisnis dengan baik dan benar.
Saat hendak pergi ke Jakarta, batal menggunakan kereta, akhirnya kuputuskan untuk menggunakan jasa travel di sekitar Babarsari, yaitu Nyaman travel yang berlokasi di jalan Solo. Berhubung sudah malam mau jam 21.00WIB, (more…)
25 November, my Heroic day…;) December 5, 2008
Posted by dinivian in Harian Itu.4 comments
Setelah sekian lama bungkam tidak mengisi blog, akhirnya kusempatkan untuk memulaikan hentakan jariku di atas papan kunci nan lembut…hahaha..kok jadi puitis banget seh?, pake istilah komputer segala…hahaha… Yah, sejak artikelku bulan Agustus, tentang tikus yang malang, hampir gak sempat lagi bagiku untuk menulis kembali…hahaha… Belum lagi tugas dan latihan dari EEC yang cukup menguras energiku.
Setelah pendadaranku, banyak sekali rasanya yang ingin kutulis…kejadian-kejadian yang menggembirakan maupun tidak tiada henti-hentinya singgah di kepalaku ini..;). Akan kumulai lagi dengan momen pendadaranku…;).
Tanggal 25 November 2008 (more…)
Oh… anak tikus yang malang August 29, 2008
Posted by dinivian in Harian Itu.7 comments
Akhirnya aku bisa menulis dulu sebelum menutup harianku ini..;). Karena tadi diribetkan ama koding yang error tak tentu arah, tapi sudah ditemukan, jadi aku sudah bisa leluasa menulis sekarang…;)
Awalnya tidak terbesit dipikiranku untuk menulis artikel ini, tapi setelah melewati apa yang telah kukerjakan hari ini, i say, i have to write it down.;) Barangkali yang membaca bingung kok begitu seh judulnya, anak tikus yang malang… Benar, nggak salah nulis atopun kabur mataku mengetiknya. Emang itu judulnya…;)
Berawal dari Harmoko mau (more…)
Don…are you okay?… March 6, 2008
Posted by dinivian in Harian Itu.add a comment
“Ko, kamu kenapa?, baik-baik ajakan?.”… Kata-kata ini keluar dari adik kelas saat aku sedang siap-siap untuk balik dari vihara.
Memang, waktu itu aku lagi jarang senyum, hmm..yang namanya ada problem dalam diriku akan sulit untuk ku“simpan” dari wajahku. Gampang sekali kelihatan. Sulit bagiku untuk “tawa-ria”, sementara masih ada hal yang“mengusik” hatiku (padahal hal ini tidak bagus, karena bisa menggangu suasana di sekitar kita, jadi “runyam”), hmm..coba untuk merubahnya!.
Happy Chinese New Year 2559 February 8, 2008
Posted by dinivian in Harian Itu.add a comment
Akhirnya sehari sudah imlek berlalu… Tak teras tahun terus bertambah, dan umur kita pun terus berkurang. Imlek…hari yang sangat dinanti-nantikan oleh setiap orang, khususnya umat Tiong Hoa. Hari yang penuh dengan suka cita untuk dirayakan bersama menyambut musim semi.
Malam perayaan Xin Cia (Tahun Baru) telah ku lalui 3 kali di kota gudeg ini (2005, 2006, 2007). Memang suasana perayaan tidak seheboh di Sumatra/ Kalimantan atau pun daerah lainnya. Tapi di sinilah saya merasakan banyak sekali dari makna perayaan imlek itu sendiri.
Rasa untuk berbagi terhadap sesama, tidak peduli siapapun itu. Semua itu milik bersama. Rasa untuk selalu bersyukur atas segala hasil yang pernah tercapai dan flashback akan setiap moment yang telah dilalui. Dengan itu, setiap goresan hidup yang “engkau” lukis akan bermakna dan lebih indah.
Gong Xi Fa Cai, Da Fa Cai. Gong Xi – Gong Xi. ‘ve a happy life and spirit.
Tuhan menyertai kita semua.





